Fakta Tentang Burung Hantu Celepuk Flores Burung endemik

Burung Hantu Celepuk Flores

Otus Alfredi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan burung hantu Celepuk Flores, merupakan salah satu dari beragam jenis burung hantu yang ada di Indonesia.

Celepuk Flores termasuk satwa endemik Indonesia yang penyebarannya berada di sekitar wilayah Flores. Perlu diketahui, bahwa burung Celepuk Flores termasuk salah satu burung yang terancam punah dan menjadi langka selain burung Celepuk Siau dan Serak Taliabu di Flores.

Dalam istilah internasional, burung Celepuk Flores dikenal dengan sebutan Flores-Scops Owl.

Burung Hantu Celepuk Flores Asal Flores

Burung endemik asal Flores ini merupakan jenis burung hantu yang memiliki ukuran tubuh yang kecil, yaitu hanya sekitar 19 sampai 21 cm saja.

Tubuh burung Celepuk Flores didominasi dengan warna merah karat. Wajah Celepuk Flores dihiasi dengan warna cokelat sedikit kemerahan, cenderung gelap, serta terdapat alis berwarna putih dan telinga berwarna merah karat pula.

Sedangkan pada bagian dahinya, dihiasi dengan warna putih, dengan mahkotanya berhiaskan warna merah karat polos, tanpa garis.

Warna merah karat juga menutupi tubuh Celepuk Flores bagian atas, tanpa garis. Sedangkan pada kerah leher bagian belakang berwarna putih dan berbentuk segitiga.

Bulu scapular-nya yang berada di bagian tubuhnya paling luar berpola bintik-bintik yang cukup besar. Sedangkan bulu terbangnya dihiasi dengan warna merah karat dan putih dan terdapat pola coret pada bulu tersebut, namun ekornya tidak memiliki pola coret.

Baca Juga :

Tubuh bagian bawahnya berwarna putih, dengan dada berwarna merah karat. Meski hampir sekujur tubuhnya berwarna merah karat gelap, namun paruh, kaki, dan cakarnya berwarna kuning.

Burung Hantu Merupakan Burung Nokturnal

Seperti yang telah diketahui, bahwa burung hantu merupakan burung nokturnal, yaitu aktif pada malam hari.

Dari ketiga jenis burung Flores yang telah disebutkan di atas, Celepuk Siau-lah yang memiliki sifat dan karakter paling pendiam.

Semakin sulit didapatkan dan diamati karena Celepuk Siau suka bertengger di tempat yang cukup tinggi.

Sedangkan di Pulau Flores sendiri, burung Celepuk Flores ini tersebar hanya di dua tempat, yaitu Pegunungan Todo dan Ruteng, tepatnya di bagian sebelah barat dari Pulau Flores.

Tempat Burung Hantu Celepuk Flores

Burung Hantu Celepuk Flores tinggal pada ketinggian lebih dari 1.000 sampai 1.400 meter di atas permukaan air laut.

Selain itu, pendistribusian burung langka ini terbilang cukup terbatas dan sempit.

Populasi Celepuk Flores diperkirakan hanya sekitar 250 sampai 2.499 ekor, yaitu sama dengan sekitar 370 sampai 3.88 manusia.

Burung Celepuk Flores terancam punah dan mengalami kelangkaan dikarenakan adanya deforestasi hutan.

Oleh karena penyebarannya yang cukup sempit dan terbatas, serta semakin berkurangnya populasi, maka oleh IUCN Redlist, burung Celepuk Flores ditetapkan sebagai salah satu burung langka yang terancam punah, dengan menyandang status Endangered.

Demikian informasi menarik seputar Fakta Tentang Burung Hantu Celepuk Flores. Nantikan artikel informatif seputar hobi dan burung lainnya dari Hypetuts.com, ya.

Semoga bermanfaat!