Mengenal Ikan Naga / Palmas, Beserta Harganya

ikan naga

Ikan Palmas, adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang sering disebut juga sebagai ikan naga. Selain disebut sebagai ikan naga, ikan hias yang berasal dari wilayah Afrika Barat ini juga sering disebut dengan istilah ikan ular atau snake like fish.

Jenis ikan Palmas adalah jenis ikan yang termasuk ke dalam famili Polypteridae atau Bichir. Keunikan ikan hias asal Afrika Barat ini terletak pada warna tubuhnya.

Oleh karena itu, tak heran jika ikan ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal, yaitu mulai sekitar Rp 10.000,- sampai dengan Rp 1.000.000,-. Meski begitu, tak sedikit para pecinta ikan hias yang rela merogoh rupiah dalam-dalam demi memiliki dan memelihara ikan Palmas/ ikan Naga ini.

Mengenal Ikan Naga Atau Ikan Palmas

Ikan Naga Atau Ikan Palmas

Ikan Palmas/ ikan Naga merupakan salah satu jenis ikan hias predator, atau karnivora (pemakan daging). Uniknya, ikan Palmas/ ikan Naga ini mampu menghirup udara dengan cara yang tidak lazim seperti ikan kebanyakan. Ikan Palmas memiliki alat pernafasan yang sudah termodifikasi secara alami sehingga terlihat seperti memiliki paru-paru.

Sedangkan pada bagian dadanya, Palmas memiliki jenis sirip yang cukup kuat. Biasanya ikan Palmas menggunakan siripnya untuk merayap. Karena ia memiliki jenis sirip yang kuat, maka ikan Palmas akan dengan mudah melarikan diri dari akuarium yang terbuka.

Oleh karena itu, jika Anda tertarik dan berminat memiliki dan memelihara ikan Palmas ini, sebaiknya letakkan tutup pada akuarium Anda suapay ikan Palmas tidak selalu berusaha untuk kabur dan melarikan diri.

Meski memiliki sirip yang kuat, namun ikan Palmas terkenal sebagai ikan hias yang kemampuan berenangnya masih dibawah rata-rata, yaitu lamban.

Uniknya, yang sering terlihat adalah bahwa ikan Palmas tidak seperti sedang berenang, namun justru berjalan di dasar air dengan ekor dan siripnya.

Nah, perilaku ikan Palmas inilah yang membuat banyak kalangan menyebutnya sebagai ikan Naga.

Baca Juga : Penyebab Ikan Arwana Stress & Cara Mengatasinya

Pebedaan Jenis Kelamin Ikan Naga

Pebedaan Jenis Kelamin Ikan Naga

Selain itu, ada cara untuk membedakan jenis kelamin ikan Palmas, mana Palmas jantan dan Palmas betina. Perbedaan ikan Palmas jantan dan betina dapat dilihat berdasarkan lebar dari sirip anus ikan tersebut.

Ikan Palmas betina memiliki sirip anus yang lebarnya dua kali lebih lebar jika dibandingkan dengan ikan Palmas jantan.

Ukuran tubuh ikan Palmas mencapai sekitar 30 cm. Oleh karena itu, ikan Palmas dapat hidup dalam kondisi air dengan tingkat keasaman sekitar 6.5 – 7, dengan suhu ruangan 16 – 27 derajat Celsius.

Baca Juga : Mengenal Jenis-Jenis Ikan Molly Yang Perlu Diketahui

Fakta Ikan Polypterus, Ikan Naga

Ikan Polypterus merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang tergolong ke dalam famili Bichir atau famili Polypteridae, yaitu berasal dari ordo Polypteriformes. Jenis ikan Polypterus ini berhabitat asli di beberapa wilayah di Afrika.

Jika dilihat dari sisi etimologinya, genus Polypterus ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata Poli yang berarti banyak, dan kata Pteron yang berarti sayap atau sirip.

Oleh karena itu, ikan Polypterus ini disebut sebagai ikan yang memiliki banyak sirip. Jika diperhatikan dari tampilan fisiknya, ikan Polypterus ini memang sedikit unik dan berbeda dari jenis ikan hias lainnya.

Jenis ikan asal Afrika yang sering disebut sebagai ikan naga ini memiliki jenis tubuh yang memanjang dengan satu susunan sirip punggung (finlet) yang cukup unik serta terdiri dari beberapa bagian dan jumlah yang beragam, yaitu antara 7 sampai 8, yang terletak di samping sirip punggung tersebut.

Pada masing-masing finlet di punggung tersebut, terdapat ujung-ujung bifida (doubleedged). Selain itu, terdapat beberapa siri dengan duri yang keras, namun ada beberapa sirip dengan duri yang lunak.

Uniknya lagi, bahwa tubuh ikan Polypterus dibalut dengan sisik ganoid yang menyerupai tulang dan trapezium yang cukup tebal. Hal tersebut tentu berbeda dengan ikan hias kebanyakan, yang memiliki bentuk tubuh, warna, serta pola yang unik dan menarik.

Ikan Polypterus memiliki struktur rahang seperti ikan Tetrapoda. Banyak yang mengatakan, bahwa ikan Polypterus memiliki beberapa karakteristik yang tergolong dalam kategori primitive, yaitu sirip dadanya berupa daging.

Jika dilihat secara sekilas, sirip dada tersebut mirip dengan ikan yang memiliki sirip lobus. Selain itu, ikan Polypetrus juga mempunyai satu pasang spirakel, yangmirip seperti celah.

Celah tersebut ia gunakan untuk menghembuskan udara, dua paru-paru dengan lempengan gular ­dan ventral ganda, yaitu paru-paru kiri berbentuk lebih kecil jika dibandingkan dengan paru-paru sebelah kanan).

Hal tersebut memberi kemungkinan bagi ikan naga ini untuk memperoleh oksigen dari udara pada saat ia berada di wilayah perairan yang kondisinya minim oksigen, yaitu dengan cara berenang dengan cepat ke permukaan lalu kembali lagi ke bawah air.

Ikan Polypterus merupakan hewan laut nokturnal, karena ia aktif pada malam hari. Polypterus gemar memakan serangga, krustasea, dan vertebrate kecil.

Selain itu, ikan naga ini memiliki empat pasang lengkung insang. Pada dasarnya, ikan Polypterus memiliki panjang tubuh sekitar 30 cm.

Baca Juga : Fakta Tentang Ikan Salamander Beserta Harganya

Namun, ditemukan fakta bahwa ikan ini dapat tumbuh hingga panjangnya mencapai 97 cm. Jenis ikan yang hidup pada suhu sekitar 16 – 27 derajat Celsius dan pH air sekitar 6.5 – 7 ini merupakan jenis ikan karnivora. Ia lebih gemar memakan makanan hidup seperti ikan-ikan kecil, potongan daging dan udang.

Disebut sebagai ikan naga karena Polypterus tidak berenang dengan sirip dan ekornya, namun bergerak di dasar air dengan menggunakan siripnya.

Di pasaran, ikan Polypterus dijual dengan harga yang cukup bervariasi, yaitu mulai dari Rp 10.000 – Rp 1.000.000,-/ ekor.