Bisnis  

Usaha Showroom Motor? Tips Bisnis Jual Beli Motor Bekas

Showroom Motor

Membangun bisnis Showroom Motor tentu memiliki plus minusnya dan jika berhasil keuntungan yang kamu raih pasti tidak akan sedikit karena Motor merupakan salah satu kebutuhan yang harus dimiliki setiap manusia saat ini. Selain menjadi alat transportasi, motor juga bisa digunakan sebagai media untuk mendapatkan income bulanan dengan maraknya ojol atau ojek online.

Dari pernyataan tersebut tentu sudah tidak bisa terbantahkan lagi bahwa memiliki motor merupakan salah satu kebutuhan yang harus terpenuhi setiap insan, karena selain untuk sarana transportasi motor juga memiliki banyak manfaat lain.

Dibalik kebutuhan seseorang akan memiliki motor, model dan jenis motor yang selalu hadir dengan inovasi baru tiap tahunnya tentu sebanding dengan harga yang ditawarkan untuk satu unit motor baru.

Harga motor yang makin tinggi tentu membuat seseorang berpikir dua kali jika membeli unit motor baru sehingga tidak sedikit yang mengalihkan pilihan dengan membeli motor bekas di showroom motor bekas. Tingginya minat dan daya beli masyarakat terhadap motor bekas ini tentu juga memunculkan peluang usaha bagi bisnis jual beli motor.

Namun meskipun bisnis jual beli motor bekas pasti akan memiliki pelanggan, pastinya tetap dibutuhkan sebuah strategi untuk tahu berapa keuntungan jual beli motor bekas agar meminimalisir terjadinya kerugian.

Baca Juga : 5 Peluang Usaha Modal kecil untuk Anak Sekolah SMA

Analisa jual beli motor bekas tentu dibutuhkan jika kamu ingin mendirikan usaha showroom, hal ini meliputi strategi modal membuka usaha jual beli motor bekas, target pasar dan juga permintaan pasar. Karena akan percuma jika yang kamu jual adalah motor bekas dengan kualitas bagus namun tidak sesuai dengan permintaan pasar.

Cara Bisnis Showroom Motor

Cara Bisnis Showroom Motor

Memang dalam mendirikan sebuah usaha tidak boleh menggunakan ilmu keberuntungan karena semua usaha harus memiliki perhitungan yang matang agar tidak rugi ketika telah dijalankan.

Pada kesempatan kali ini Hypetuts akan mengulas tentang usaha dan bisnis jual beli motor bekas serta analisa jual beli motor bekas yang bisa kamu jadikan tips membuka usaha showroom agar bisa meraih kesuksesan. Yuk langsung simak ulasannya dibawah ini.

Baca juga : 6 Ide Bisnis Modal Kecil yang Menguntungkan Perlu Kamu Coba

Paham Status Sebagai Kompetitor

Kompetitor

Tidak ada satupun usaha yang berdidi sendiri tanpa adanya competitor, begitupun dengan usaha showroom motor bekas. Nah disini yang berstatus kompetitor adalah kamu karena kamu baru mendirikan usaha jual beli motor bekas.

Jika statusmu adalah sebagai kompetitor maka jangan sampai kamu bermain harga sama dengan bisnis jual beli motor bekas yang sudah lama berdiri, karena pada tahap ini usahamu belum mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Baca Juga : 7 Jenis Peluang Usaha Sampingan Rumahan Yang Menjanjikan

Raih kepercayaan dari konsumen dengan bermain harga. Kamu bisa sedikit menurunkan harga motor bekas yang kamu jual, namun tentunya jangan sampai merugi.

Jika dipasangan motor untuk tipe tertentu dijual dengan harga Rp 7.000.000 maka kamu bisa bermain dengan harga Rp 6.700.000 atau kurang dari itu.

Hal tersebut semata mata untuk menarik minat pembeli untuk membeli motor bekas dari usaha showromm motor bekas milikmu.

Beli Stock Motor Berkualitas dengan Harga Miring

Stock Motor Berkualitas

Logikanya, meski membeli dengan harga murah, konsumen pasti masih pilih pilih dalam membeli motor bekas.

Jadi dari prinsip konsumen tersebut kamu juga harus hati hati ketika membeli motor bekas untuk kamu jadikan stock di showroom motor bekas milikmu.

Kualitas motor dinilai bukan hanya dari mesin dan tahun pembuatan motor namun juga dari kelengkapan serta surat surat yang melengkapi motor tersebut.

Selain membeli secara langsung dari orang yang ingin menjual motor, kamu juga harus punya vendor terpercaya untuk mendapatkan stock motor bekas yang akan kamu jual.

Cara ini lebih efektif jika dibandingkan dengan membeli langsung dari orang lain karena kebanyakan orang yang ingin menjual motor pasti sudah melakukan modifikasi yang tidak diketahui oleh pihak pembeli.

Jalin Kerjasama dengan Pihak Leesing

Kerjasama

Cara membuka Showroom motor rumahan yang ketiga adalah dengan membangun kerja sama dengan pihak leesing.

Gunanya kerjasama ini adalah mengantisipasi jika kamu kedatangan konsumen yang tidak bisa membeli motor bekas secara cash atau kontan sehingga harus dibayar melalui metode angsuran.

Pihak leesing akan membayar penuh harga motor bekas kepadamu lalu urusan angsuran akan menjadi tanggung jawab konsumen dan pihak leesing.

Kamu juga bisa mencari stock motor bekas untuk kamu pasarkan di usaha motor bekas milikmu dengan melakukan lelang dari leesing.

Namun kerja sama dengan pihak leesing ini tidak boleh kamu lakukan hanya pada satu leesing karena motor tarikan dari leesing tidak akan bisa dibiayai lagi oleh mereka sehingga kamu harus memiliki leesing lain sebagai back up jika ada konsumen yang ingin membeli motor ditempatmu secara kredit.

Iklankan dan Promosikan

Iklankan dan Promosikan

Iklan dan promosi merupakan ujung tombak penjualan dari sebuah usaha.

Makin gencar kamu melakukan pengiklanan dan memberikan promosi untuk usaha jual beli motor bekas milikmu maka peluang untuk menarik minat konsumen akan semakin besar.

Iklan yang disertai promo terbukti bisa menarik minat pelanggan lebih banyak, terlebih jika usaha motor bekas milikmu masih tergolong baru.

Lakukan iklan di beberapa sosial media ataupun secara manual dengan sebar brosur. Namun analisa jual beli motor bekas yang saat ini lebih menarik minat pelanggan adalah dari iklan online seperti facebook atau iklan di website.

Hal ini sesuai dengan kebiasaan masyarakat yang lebih gemar berbelanja secara online sehingga tidak heran iklan dari sosial media lebih banyak dilihat saat ini.

Ciptakan Nama yang Mudah Di Ingat

Nama yang Mudah Di Ingat

Nama merupakan hal yang penting dalam sebuah usaha, tak terkecuali usaha Showroom motor rumahan.

Nama yang unik dan menarik serta mudah diingat tentu akan lebih mudah diingat oleh pelanggan.

Tampilkan nama bisnis jual beli motor lelang milikmu di depan atau samping tempat jual beli motor milikmu sebagai identitas.

Nama yang mudah diingat akan berbanding lurus jika kamu berhasil melakukan pen. giklanan dan promosi.

Selain beberapa tips diatas, kamu juga harus mempertimbangkan masalah resiko jual beli motor bekas.

Karena apabila resiko usaha jual beli motor bekas tidak kamu perhitungkan, maka bukan tidak mungkin jika nanti ketika usaha jual beli motor bekasmu sudah berjalan aka nada masalah yang membuatnya sulit untuk berkembang.

Salah satu upaya menghindari resiko jual beli motor bekas adalah dengan cara menjadi makelar motor bekas, karena banyak pula kisah sukses pengusaha motor bekas yang harus terhenti karena adanya makelar motor yang hadir bukan dari pihak showroom motor bekas milikmu.

Demikian ulasan tentang Tips Menjalankan Usaha Jual Beli Motor Bekas yang telah selesai Hypetuts ulas untuk teman teman semua.

Cara jual beli motor bekas yang aman adalah jika semua surat dan kelengkapan bisa dibuktikan, kamu harus benar benar memperhatikan hal tersebut jika tidak ingin usahamu mengalami kegagalan.

Terima kasih telah mengunjungi Hypetuts.com, sampai jumpa di kesempatan selanjutnya dan semoga bermanfaat.