3 Faktor Penentu Ongkos Kirim Jasa Pengiriman Barang

Ongkos Kirim

Untuk setiap layanan pengiriman yang ditawarkan, jasa pengiriman atau ekspedisi pasti mematok ongkos kirim alias ongkir.

Hanya saja, besar ongkir yang dipatok jasa pengiriman barang tidak semuanya sama. Soalnya, memang ada beberapa faktor yang menentukan besar tarif atau biaya pengiriman.

Melalui artikel ini, Anda bisa temukan rangkuman penjelasan mengenai apa saja faktor yang menentukan ongkos kirim paket yang dikenakan oleh jasa pengiriman barang.

Kalau begitu, apa saja ya faktornya? SImak penjelasan lengkapnya di bawah ini dan selamat membaca!

3 Faktor yang Memengaruhi Ongkir

Lionparcel

Pada dasarnya, ada 3 faktor yang menentukan besar serta perbedaan ongkos kirim, yaitu jarak, berat, dan metode pengirimannya.

Dengan mengetahui faktor-faktor yang bisa memengaruhi ongkir, Anda akan bisa memperkirakan besar tarifnya dengan lebih baik. Berikut penjelasannya.

1. Jarak pengiriman.

Faktor pertama yang jelas memengaruhi besar ongkos kirim adalah jarak, tepatnya jarak dari kota asal ke kota tujuan.

Secara garis besar, makin jauh jaraknya makin mahal besaran ongkos kirim yang dipatok oleh jasa pengiriman.

Dengan begitu, besar ongkos kirim di dalam kota bisa dibilang adalah yang termurah.

Sedangkan untuk pengiriman ke luar pulau, ongkos kirimnya tentu lebih mahal.

Untungnya, saat ini Anda tak perlu lagi harus menghitung sendiri besar ongkir sesuai dengan jarak.

Misalnya dengan menghitung manual tarif per kilometer dan mengalikannya dengan jarak antara kota asal dengan kota tujuan.

Soalnya, sekarang Anda bisa langsung mengunjungi website resmi jasa pengiriman barang yang akan Anda pilih kemudian cek ongkos kirim langsung di website tersebut.

Contohnya di website resmi Lion Parcel, di mana Anda bisa langsung menemukan kolom “Cek Tarif” di halaman pertama.

Anda hanya tinggal memasukkan lokasi asal (misal lokasi Anda saat ini), lokasi tujuan pengiriman paket, dan berat barang dalam kilogram.

Klik tombol “Cek Tarif” dan website akan langsung memunculkan besar tarifnya. Praktis, kan?

Baca Juga :

2. Berat paket.

Selain jarak, berat paket juga menentukan besar ongkos kirim yang harus Anda bayarkan saat mengirimkan paket nantinya.

Dan semakin berat paketnya, pada dasarnya semakin tinggi juga ongkir yang harus Anda bayarkan.

Hal lain yang juga perlu Anda perhatikan adalah pembulatan paket. Dalam pengiriman barang, berat dihitung per kilogram dengan pembulatan ke atas.

Jika ternyata paket Anda beratnya adalah 700 gram (0,7 kilogram), paket akan dihitung sebagai 1 kilogram.

Dan jika berat paket adalah 1,7 kilogram, berat paket Anda akan dihitung 2 kilogram.

Bagaimana jika kelebihannya kurang dari 0,5 kilogram? Misalnya berat paket adalah 1,3 kilogram. Apakah paket tetap akan dihitung seberat 2 kilogram?

Kalau ini, Anda bisa tanyakan langsung ke pihak jasa pengiriman. Soalnya, ada kebijakan toleransi berat yang berlaku dan beda perusahaan, beda juga kebijakannya.

3. Jenis metode atau layanan pengirimannya.

Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, masing-masing jasa pengiriman barang menawarkan pilihan jenis metode atau layanan pengiriman yang berbeda-beda.

Biasanya, pilihan yang tersedia adalah reguler, ekspres, dan ekonomis. Kalau di Lion Parcel, ada REGPACK (reguler), ONEPACK (ekspres), dan JAGOPACK (ekonomis).

Perbedaan metode pengiriman memengaruhi dua hal: lama waktu pengiriman dan ongkos kirimnya.

Jika Anda memilih opsi yang pengirimannya lebih cepat, ongkos kirimnya akan lebih mahal daripada opsi yang pengirimannya lebih lama.

Sebagai contoh, layanan pengiriman ekspres tentu lebih mahal daripada layanan pengiriman reguler ataupun ekonomis.

Itu tadi 3 faktor yang menentukan besar ongkos kirim yang ditentukan oleh jasa pengiriman barang. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!