8 Ikan Hias Air Laut Yang Mudah Dipelihara

Ikan Hias Air Laut

Seperti yang sudah diulas pada artikel artikel sebelumnya, ikan air laut lebih susah untuk dipelihara dibandingkan ikan air tawar.

Diperlukan kesabaran, ketelatenan dan pemahaman sifat sifat ikan dan tumbuhan air laut.

Memiliki akuarium air laut juga membutuhkan biaya dan modal yang tidak sedikit karena ikan air laut membutuhkan akurium yang relatif besar belum lagi air yang harus rajin diganti.

Namun bukan berarti memelihara ikan air laut adalah sebuah momok yang menakutkan. Dengan kehati hatian, akuarium air laut layak menjadi penghias di dalam rumah anda

Ikan hias air laut yang mudah dipelihara

Ikan Hias Air Laut Yang Mudah Dipelihara

Di toko ikan khusus air laut anda akan menemui banyak ikan yang cantik dengan berbagai tingkat kesulitan namun sebagai tahap awal sebaiknya anda membeli ikan ikan yang mudah dipelihara.

Ikan ikan tersebut mudah beradaptasi, lebih tahan terhadap perubahan suhu, tidak mudah stres dan minim akan perawatan.

Berikut ikan ikan yang direkomendasikan bagi para penghobi pemula ikan hias air laut

Ikan Blue Tang.

Ikan Blue Tang

memiliki nama ilmiah Paracanthurus Hepatus, di Indonesia dikenal juga dengan nama ikan Dory atau Botana. Di laut bebas blue tang hidup di perairan dangkal hingga kedalaman 40 meter. Mereka mendiami perairan Indo-Pasifik dan juga sepanjang Afrika timur, Jepang, Great Barrier.

Ikan hias air laut ini memiliki warna biru yang mencolok. Dibawah sinar ultraviolet, tubuh ikan Blue Tang menjadi lebih berpendar.

Ikan ini merupakan ikan hias paling populer di dunia. bentuk tubuhnya ramping dengan dominan biru royal.

Terdapat guratan warna hitam di bagian sekitar punggung dan warna kuning dibagian ekor dan sirip.

Ukuran blue tang dewasa berkisar antara 25 hingga 30 cm. Ikan ini tergolong sebagai perenang yang aktif dan sesekali beristirahat di terumbu karang.

Oleh karenanya dibutuhkan akuarium berukuran setidaknya medium untuk memelihara ikan ini. untuk membantu pertumbuhan yang lebih baik anda dapat memberikan tambahan makanan berupa rumput laut dan ganggang.

Suhu yang ideal bagi ikan blue Tang berkisar antara 22 derajad hingga 25 derajad celsius.

Baca Juga : Bikin Aquascape Sederhana! Berikut 5 Tahap Pembuatannya

Ikan Clownfish/ Badut/ Giru.

Ikan Clownfish

Memiliki nama lokal ikan badut dan merupakan ikan paling dikenal oleh pecinta ikan air laut. Ikan ini termasuk ke dalam sub-keluarga Amphiprioninae dalam keluarga Pomacentridae.

Ikan hias air laut ini memiliki 28 spesies dan yang terkenal yaitu Ocellaris Clownfish.

Kepopuleran ikan badut meroket sejak menjadi tokoh utama dalam serial anak Finding Nemo. Saat ini ikan nemo banyak disilangkan untuk menghasilkan ikan hybrid dengan warna yang lebih cantik.

Ikan Clownfish termasuk ikan berukuran kecil karena ukuran tubuhnya tidak akan lebih dari 17 cm. Mereka tersebar di laut merah, lautan pasifik, perairan Indonesia karang besar Australia, dan lautan India.

Ikan Clownfish cocok hidup di air laut dengan suhu 22-25 derajad celsius dengan pH antara 8,1 – 8,4

Ikan Yellow Tang.

Ikan Yellow Tang

Masih memiliki hubungan keluarga dengan ikan Blue Tang namun berwarna kuning tajam.

Yellow Tang termasuk ikan hias air laut berukuran medium dengan panjang bisa mencapai 20 cm. Ikan Yellow Tang dapat berubah warna menyesuaikan intensitas cahaya matahari.

Pada kondisi yang gelap, warna tubuhnya berubah memudah dan muncul warna kecoklatan di bagian tengah tubuhnya.

Namun akan kembali berwarna terang pada saat matahari bersinar.

Ikan Yellow Tang akan tumbuh sehat pada suhu 22 derajad hingga 25 derajad dengan pH antara 8,1 hingga 8,4. Yellow Tang berkarakter semi agresif dimana mereka akan mengusir ikan lain yang memasuki wilayah teritorialnya

Ikan Butterfly Fish

Butterfly Fish

Ikan butterflyfish, memiliki panjang tubuh tidak lebih dari 13 cm. Mereka berbentuk seperti piringan cakram yang pipih dengan sirip pada dada yang terbentang lebar.

Butterfly Fish atau ikan kupu kupu adalah ikan yang banyak ditemui di sekitar perairan tropis, berasal dari famili Chaetodontidae.

Ikan ini memiliki habitat di terumbu karang yang membentang antara samudra atalantik dan pasifik.

Hingga saat ini tercatat setidaknya 120 spesies butterfly fish telah ditemukan di 10 negara berbeda.

Ikan butterfly fish merupakan ikan karnivora, mereka menyukai serangga yang terbang di dekat permukaan air dan ikan lain yang berukuran lebih kecil.

Butterfly fish dikenal juga sebagai pemburu yang handal. Mereka mampu memonitor permukaan air dengan mulut yang selalu siaga menangkap mangsa.

Dengan kecepatan yang memadai seekor butterfly fish dapat berenang cepat dan meluncur ke permukaan air menyergap mangsanya. Ikan butterfly fish menyukai suhu yang hangat dengan kadar garam berkisar 1.025 ppm.

Lionfish

Lionfish

Ikan lion fish dikenal juga dengan nama ikan lepu, memiliki bentuk yang sangat eksotis dengan panjang tubuh antara 10 hingga 40 cm.

Bisa dibilang ikan ini adalah ikan akuarium yang paling berbeda dari ikan pada umumnya. Sebenarnya ikan lionfish memiliki beberapa spesies dengan bentuk yang berbeda beda namun mereka memiliki sebuah ciri khas yang sama.

Ikan lionfish memiliki ciri tubuh dipenuhi duri duri panjang di bagian punggung dan sirip. Duri tersebut dilengkapi bisa untuk mepertahankan diri dari hewan pemangsa.

Racun yang disuntikkan menyebabkan rasa nyeri serupa dengan sengatan lebah.

Ikan lion fish mendiami terumbu karang di perairan air hangat Samudera Pasifik. Ikan hias air laut ini tidak suka berkoloni, mereka menyendiri dalam hidup dan berburu.

Dalam sekali perkawinan, lionfish betina mampu melepaskan 2000 hingga 15.000 butir telur siap untuk dibuahi

Ikan Foxface Rabbitfish

Foxface Rabbitfish

Ikan foxface adalah ikan hias air laut bertipe herbivora, mereka menyukai tanaman laut seperti alga dan ganggang.

Kecantikan ikan foxface terpancar dari warna kuning tubuhnya yang segar.

Foxface fish dikenal memiliki temperamen agresif pada saat dewasa dan cukup teritorial, Sedangkan pada usia muda mereka justru bergerombol dengan sesama spesies.

Ikan hias air laut ini membutuhkan akuarium berukuran besar agar tidak menyerang ikan lainnya.

Ikan jantan dan betina sukar untuk dibedakan jenis kelaminnya dan juga tidak mudah untuk ditangkarkan.

Dalam merawat ikan foxface, pemilik diharapkan selalu berhati hati karena duri ikan foxface beracun sekalipun tidak mematikan

Ikan Bluespotted Watchman Goby

Bluespotted Watchman Goby

Ikan hias air laut ini dimasukkan kedalam keluarga Gobiidae. Ditemukan pertama kali oleh Bleeker pada tahun 1849. Ikan Bluespotted Goby mudah dikenali karena adanya bintik bintik biru menyala di tubuhnya.

Ikan hias air laut ini suka bersembunyi di dalam pasir bawah laut untuk menunggu mangsa seperti udang mysisi, udang laut melintas diatasnya.

Sekalipun berukuran kecil namun ikan Bluespotted tergolong ikan yang teritorial. Banyak ditemui di sekitar perairan dangkal Indonesia dan kepulauan Salomon.

Masih serumpun dengan ikan Bluespotted Watchman Goby, ada juga ikan lain yang tak kalah populer yaitu Yellow Prawn Goby.

Warna dasar dominan kuning, dengan bintik-bintik di tubuhnya. Sepintas ikan Yellow Prawn mirip dengan Bluespotted, namun berkarakter lebih tenang.

Itulah ulasan mengenai beberapa jenis ikan hias air laut. Bagi Anda yang tertarik, semoga apa yang telah disampaikan dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi Anda sekalian.

error: Content is protected !!