Seram Ini loh,Mitos Kucing Hitam Di Berbagai Negara

  • Whatsapp
Mitos Kucing Hitam

Mitos Kucing hitam sebenarnya sudah menjadi tanda tanya bagi semua orang sampai sekarang ini dan Seperti yang diketahui, kucing adalah salah satu hewan yang sangat erat kaitannya dengan mitos,kenapa yah hewan lucu ini banyak mitosnya. Sebagian besar masyarakat di negara +62 percaya, bahwa kucing memang mempunyai hubungan erat dengan berbagai macam mitos, terutama kucing hitam.

Artikel Menarik lainnya :

Bacaan Lainnya

Mengapa demikian ,maka dari itu diartikel ini saya akan memberikan beberapa mitos kucing dari berbagai negara menurut sumber-sumber dan yang saya ketahui seputar kucing hitam yang sering masyarakat katakan.

Meskipun kucing hitam selalu dihubungkan dengan banyak mitos, namun tidak sedikit orang yang tertarik untuk memeliharanya karena kucing sebenarnya hewan yang sangat lucu.

Ternyata, tidak hanya di Indonesia saja kucing hitam dikait-kaitkan dengan mitos, namun juga di berbagai belahan negara. Berikut ini akan diulas mengenai negara mana saja mitos kucing hitam diakui.

Mitos Kucing Hitam Di Indonesia

Mitos Kucing Hitam Di Indonesia

Indonesia. Ya, Indonesia, adalah salah satu negara yang dikenal dengan adat istiadat dan budaya. Maka tak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang masih percaya dan meyakini mitos-mitos tersebut.

Mitos tentang kucing hitam adalah salah satunya. Di Indonesia, jika seseorang bertemu dengan kucing yang berwarna hitam pekat melintasi jalan, diyakini bahwa apa yang ia kerjakan nanti akan berujung sia-sia dan tidak ada gunanya.

Dan jika seseorang menabrak kucing hitam dan mengakibatkan kucing itu mati, maka berbagai macam kesialan akan menghampiri orang tersebut.

Untuk mengganti kesialan yang akan ia alami, biasanya ia harus mengurus dan menguburkannya dengan baik dan layak. Namun, jika seseorang menabrak kucing hitam, dan kucing tersebut terluka dan dibiarkan, maka si penabrak akan mengalami sakit.

Untuk mencegahnya, biasanya si penabrak harus bertanggung jawab dengan cara mengobati kucing hitam tersebut.
Jika seseorang menemukan kucing hitam yang memiliki 7 anak, maka si penemu akan menjadi orang yang kaya raya.

Mitos Kucing Hitam Di Cina

Mitos Kucing Hitam Di Cina

Cina. Dalam budaya Cina, adanya kucing hitam adalah sebuah pertanda bahwa akan terjadi suatu musibah, seperti kemiskinan mendadak atau terserang penyakit.

India. Salah satu mitos unik dan menarik tentang kucing hitam ditemukan di negara India. Yaitu, jiwa yang bereinkarnasi akan terbebas dengan cara melemparkan kucing hitam ke dalam kobaran api.

Mitos Kucing Hitam Di Jerman

Mitos Kucing Hitam Di Jerman

Jerman. Lain halnya dengan Jerman. Di Jerman, diyakini bahwa jika ada seekor kucing hitam yang melompati tubuh seseorang yang sedang sakit, maka orang sakit tersebut pada akhirnya akan meninggal.

Mitos Kucing Hitam Di Finlandia

Mitos Kucing Hitam Di Finlandia

Finlandia. Sedangkan di negara Finlandia, keberadaan kucing hitam diyakini akan membawa jiwa-jiwa manusia ke alam baka.

Mitos Kucing Hitam Di Normadia

Mitos Kucing Hitam Di Normadia

Normandia. Masyarakat Normandia percaya, bahwa seseorang yang sedang melakukan perjalanan, yang melihat kucing hitam menyeberang pada saat bulan purnama, maka ia akan mengalami sebuah epidemic.

Mitos Kucing Hitam Di Bengali

Mitos Kucing Hitam Di Bengali

Bengali. Mitos unik kucing hitam juga terjadi di Bengali. Yaitu, jika ada seorang wanita yang dapat merubah jiwanya menjadi kucing hitam, maka jika kucing hitam disakiti, wanita tersebut juga akan merasa tersakiti.

Mitos Kucing Hitam Di Druids ( inggris kuno )

Mitos Kucing Hitam Di Druids

Druids. Mitos inggris kuno tentang kucing hitam mengatakan, bahwa kucing hitam ialah jelmaan seseorang yang berbuat jahat, dan dikutuk serta dihukum menjadi seekor kucing hitam.

Artikel Penutup mitos kucing hitam diberbagai negara

mitos kucing hitam diberbagai negara

Menarik bukan? Itulah beberapa mitos tentang kucing hitam di berbagai negara.dan artikel ini hasil dari pemikiran saya beserta sumber-sumber yang telah saya baca, jika ada kesalahan dalam pengucapan kata ataupun kesalahan dalam berargumen di artikel ini mohon dimaafkan Semoga informasi tersebut dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca sekalian,Terima kasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *